Menabung di bank digital semakin populer karena menawarkan proses pembukaan rekening yang praktis, biaya administrasi rendah, hingga bunga tabungan yang relatif menarik.
Namun, setiap bank digital memiliki karakteristik yang berbeda. Ada yang unggul dari sisi bunga, ada yang menawarkan fitur pengelolaan uang yang lebih lengkap, dan ada pula yang menggunakan prinsip syariah.
Beberapa nama yang cukup banyak dipertimbangkan saat ini adalah KROM, SeaBank, Bank Jago, dan Bank Aladin Syariah.
Lantas, mana yang lebih cocok untuk menabung?
Artikel ini membahas perbandingan KROM, SeaBank, Bank Jago, dan Aladin berdasarkan bunga tabungan, biaya, fleksibilitas, fitur, serta karakteristik masing-masing bank.
Catatan: Suku bunga, nisbah, biaya, promo, dan ketentuan produk bank dapat berubah sewaktu-waktu. Informasi dalam artikel ini mengacu pada informasi resmi bank yang tersedia saat artikel diperbarui.
Apa Itu Bank Digital?
Bank digital adalah layanan perbankan yang memungkinkan sebagian besar aktivitas perbankan dilakukan secara online melalui aplikasi.
Mulai dari membuka rekening, menabung, transfer, membayar tagihan, membuat tabungan berdasarkan tujuan, hingga membuka deposito dapat dilakukan tanpa harus datang ke kantor cabang.
Salah satu daya tarik bank digital adalah adanya produk tabungan dengan bunga yang kompetitif. Namun, memilih bank digital sebaiknya tidak hanya berdasarkan bunga tertinggi.
Hal lain seperti biaya administrasi, kemudahan transfer, fitur aplikasi, fleksibilitas pencairan dana, keamanan, serta status penjaminan LPS juga perlu diperhatikan.
Perbandingan KROM, SeaBank, Bank Jago, dan Aladin
Berikut gambaran singkat perbandingan empat bank digital yang bisa dipertimbangkan untuk menabung:
| Bank | Produk Tabungan | Bunga/Imbal Hasil | Biaya Admin | Keunggulan Utama |
|---|---|---|---|---|
| KROM | Tabungan Utama & Kantong Tabungan | Hingga 6,25% p.a. | Gratis | Bunga tinggi dan fleksibel |
| SeaBank | Tabungan SeaBank | 2,50%–3,50% p.a. | Gratis | Simpel dan praktis |
| Bank Jago | Kantong Nabung | 3,25% p.a. | Gratis | Pengelolaan uang berdasarkan tujuan |
| Bank Aladin Syariah | Ala Dompet & produk syariah | Menggunakan nisbah/bagi hasil | Gratis | Pilihan perbankan syariah |
Suku bunga KROM untuk tabungan utama tercatat 6% per tahun, sementara Kantong Tabungan tersedia dalam mode Basic 6% dan Boost 6,25% per tahun dengan ketentuan periode simpanan minimum.
SeaBank memberikan bunga tabungan 2,50% per tahun untuk saldo hingga Rp149.999.999 dan 3,50% per tahun untuk saldo Rp150 juta atau lebih. SeaBank juga tidak mengenakan biaya administrasi bulanan.
Sementara itu, Kantong Nabung Bank Jago memberikan bunga 3,25% per tahun dan dapat ditarik kapan saja.
Berbeda dengan ketiganya, Bank Aladin Syariah menggunakan mekanisme nisbah atau bagi hasil, bukan bunga konvensional.
KROM Bank

Jika tujuan utama kamu adalah mencari bank digital dengan bunga tabungan tinggi, KROM menjadi salah satu pilihan yang menarik.
KROM memberikan bunga 6% per tahun untuk Tabungan Utama. Sementara itu, Kantong Tabungan memiliki dua mode, yaitu Basic dengan bunga 6% per tahun dan Boost dengan bunga 6,25% per tahun dengan periode simpanan minimum tujuh hari.
Selain tabungan, KROM juga memiliki produk deposito dengan bunga hingga 8% per tahun.
Kelebihan KROM
Beberapa keunggulan KROM antara lain:
- Bunga Tabungan Utama 6% per tahun.
- Kantong Tabungan hingga 6,25% per tahun.
- Bebas biaya administrasi bulanan.
- Dapat membuat hingga 60 Kantong Tabungan dan Deposito Berjangka.
- Gratis transfer dan top up hingga kuota tertentu.
- Memiliki pilihan deposito dengan bunga lebih tinggi.
KROM juga menyebutkan bahwa bunga tabungan dihitung berdasarkan saldo harian dan dikreditkan setiap tanggal 28.
Kekurangan KROM
Kelemahan yang perlu diperhatikan adalah bahwa bunga tinggi bukan berarti otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua orang.
Jika kebutuhan utama kamu adalah pengelolaan keuangan berdasarkan banyak tujuan, fitur bank lain seperti sistem Kantong Jago mungkin terasa lebih sesuai.
Selain itu, sebelum menyimpan dana dalam jumlah besar, perhatikan ketentuan penjaminan LPS dan batas tingkat bunga yang dijamin.
SeaBank

SeaBank merupakan salah satu bank digital yang menawarkan rekening dengan mekanisme cukup sederhana.
Saat ini, SeaBank memberikan bunga tabungan 2,50% per tahun untuk saldo Rp0 hingga Rp149.999.999. Untuk saldo minimal Rp150 juta, bunga yang tercantum adalah 3,50% per tahun.
SeaBank juga tidak mengenakan biaya pembukaan rekening, saldo awal minimum, biaya administrasi bulanan, maupun biaya penutupan rekening.
Kelebihan SeaBank
- Tidak ada biaya administrasi bulanan.
- Saldo awal minimum Rp0.
- Bunga tabungan tetap diberikan berdasarkan saldo.
- Transfer ke bank lain mendapatkan kuota gratis sesuai ketentuan.
- Cocok untuk kebutuhan transaksi dan penyimpanan dana yang relatif sederhana.
Kekurangan SeaBank
Jika indikator utama kamu adalah bunga tabungan tertinggi, SeaBank saat ini berada di bawah KROM.
Bunga 2,50%–3,50% per tahun juga membuat SeaBank lebih menarik bagi orang yang mengutamakan kemudahan dan ekosistem transaksi daripada mengejar imbal hasil tabungan tertinggi.
Bank Jago

Bank Jago memiliki pendekatan yang sedikit berbeda.
Alih-alih hanya menawarkan satu rekening tabungan, Bank Jago memungkinkan pengguna mengatur uang menggunakan fitur Kantong.
Kantong dapat digunakan untuk memisahkan uang berdasarkan kebutuhan, misalnya:
- Dana makan bulanan
- Dana liburan
- Dana darurat
- Uang tagihan
- Tabungan membeli gadget
- Dana pendidikan
Kantong Nabung Bank Jago memberikan bunga 3,25% per tahun dan dapat ditarik kapan saja.
Bank Jago juga menyediakan Kantong Terkunci dengan bunga 4% per tahun.
Kelebihan Bank Jago
Keunggulan utama Bank Jago adalah fitur pengaturan uang.
Pengguna dapat membuat hingga 60 Kantong Jago, sehingga uang dapat dipisahkan berdasarkan tujuan. Bank Jago juga tidak mengenakan biaya administrasi bulanan.
Bagi orang yang sering kesulitan mengontrol pengeluaran, sistem ini bisa lebih bermanfaat dibanding sekadar mendapatkan bunga tinggi.
Kekurangan Bank Jago
Jika fokusnya hanya mencari bunga tabungan tertinggi, KROM menawarkan rate yang lebih tinggi dibanding Kantong Nabung Jago.
Jadi, keunggulan utama Jago bukan semata-mata pada bunga, tetapi pada fleksibilitas mengatur dan memisahkan uang.
Bank Aladin Syariah

Bank Aladin Syariah cocok dipertimbangkan oleh pengguna yang ingin menabung menggunakan prinsip perbankan syariah.
Berbeda dengan bank konvensional yang menggunakan bunga, produk syariah Aladin menggunakan mekanisme nisbah atau bagi hasil.
Menurut penjelasan Bank Aladin, nisbah merupakan persentase pembagian antara nasabah dan bank atas pendapatan yang diperoleh dari pengelolaan dana. Karena itu, bagi hasil tidak sama dengan bunga dan hasilnya tidak selalu dapat dipastikan di awal.
Salah satu produk Aladin yang menarik untuk tujuan simpanan adalah Ala Impian. Bank Aladin menyebutkan bahwa efektif sejak 1 Februari 2026, nisbah Ala Impian berubah menjadi 80% dengan indikasi bagi hasil setara 8% per tahun.
Namun, penting dipahami bahwa indikasi bagi hasil bukan berarti bunga tetap.
Besarnya bagi hasil bergantung pada pendapatan dan mekanisme pengelolaan dana bank.
Kelebihan Bank Aladin
- Menggunakan prinsip syariah.
- Tidak menggunakan bunga pada produk syariah.
- Cocok untuk pengguna yang ingin menggunakan layanan perbankan syariah.
- Tidak ada biaya administrasi bulanan untuk sejumlah produk rekening.
- Memiliki berbagai produk tabungan dan deposito syariah.
Kekurangan Bank Aladin
Bagi hasil tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan bunga bank konvensional karena mekanismenya berbeda.
Karena itu, pengguna perlu memahami nisbah, indikasi rate, serta mekanisme bagi hasil sebelum memilih produk.
KROM vs SeaBank vs Jago vs Aladin: Mana yang Lebih Untung?
Jika hanya melihat angka bunga atau imbal hasil, KROM terlihat paling menarik untuk tabungan konvensional dalam perbandingan ini.
Namun, “paling untung” sebenarnya bergantung pada tujuan menabung.
1. Untuk mengejar bunga tabungan tinggi: KROM
KROM memberikan bunga Tabungan Utama sebesar 6% per tahun, sementara Kantong Tabungan dapat mencapai 6,25% per tahun pada mode Boost.
Dengan demikian, KROM cocok bagi pengguna yang ingin dana tetap relatif likuid tetapi mendapatkan bunga tabungan yang tinggi.
2. Untuk transaksi sederhana: SeaBank
SeaBank lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan rekening digital yang sederhana dengan biaya administrasi gratis.
Bunga tabungannya memang lebih rendah dibanding KROM, tetapi produknya cukup straightforward.
3. Untuk mengatur banyak tujuan keuangan: Bank Jago
Bank Jago unggul dalam hal pengelolaan uang.
Fitur Kantong memungkinkan pengguna memisahkan uang berdasarkan kebutuhan tanpa harus membuka banyak rekening bank.
Jika masalah utama kamu bukan kurangnya bunga tetapi sulit mengatur uang, Jago bisa menjadi pilihan yang menarik.
4. Untuk pilihan syariah: Bank Aladin
Jika prinsip syariah menjadi pertimbangan utama, Bank Aladin memiliki keunggulan tersendiri.
Sistemnya menggunakan nisbah dan bagi hasil, sehingga tidak tepat jika hanya membandingkannya dengan bunga bank konvensional.
Simulasi Bunga: Menabung Rp10 Juta
Untuk melihat perbedaannya secara sederhana, misalnya kamu menyimpan Rp10 juta selama satu tahun dan diasumsikan tidak ada perubahan saldo.
Perhitungan berikut merupakan simulasi kasar sebelum pajak dan belum memperhitungkan metode perhitungan masing-masing bank.
| Bank | Rate/Indikasi | Estimasi hasil kotor |
|---|---|---|
| KROM | 6% | Rp600.000 |
| SeaBank | 2,50% | Rp250.000 |
| Bank Jago | 3,25% | Rp325.000 |
| Aladin | Indikasi bergantung produk | Bergantung mekanisme bagi hasil |
Catatan: Simulasi bukan jaminan hasil yang akan diterima. Perhitungan aktual dapat berbeda karena metode perhitungan bunga, saldo harian, pajak, nisbah, dan perubahan rate.
KROM sendiri menjelaskan bahwa bunga tabungan dihitung berdasarkan saldo akhir harian dan kemudian diakumulasikan sebelum dicairkan.
Jangan Hanya Melihat Bunga
Banyak orang memilih bank digital hanya berdasarkan angka bunga terbesar.
Padahal, ada beberapa faktor lain yang tidak kalah penting.
1. Periksa ketentuan LPS
Salah satu hal terpenting adalah memahami jaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
LPS menjamin simpanan nasabah sampai batas tertentu dengan syarat yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai tingkat bunga penjaminan.
Artinya, jangan langsung menganggap seluruh bunga yang ditawarkan bank otomatis berada dalam cakupan penjaminan.
KROM sendiri mencantumkan bahwa simpanan dengan suku bunga di atas tingkat bunga yang ditetapkan LPS tidak dijamin LPS.
Bank Jago juga menjelaskan bahwa dana yang melebihi maksimum nilai simpanan dan/atau tingkat suku bunga yang dijamin LPS tidak termasuk dalam program penjaminan.
Karena tingkat bunga penjaminan dapat berubah, cek informasi terbaru LPS sebelum menempatkan dana dalam jumlah besar.
2. Perhatikan pajak bunga
Bunga tabungan atau deposito yang diterima nasabah dapat dikenakan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Jadi, membandingkan bunga sebaiknya tidak hanya menggunakan angka rate per tahun, tetapi juga memperhatikan hasil bersih setelah pajak.
3. Cek biaya transfer
Bank yang menawarkan bunga tinggi belum tentu paling hemat jika kamu sering melakukan transfer.
Perhatikan jumlah kuota transfer gratis dan biaya setelah kuota tersebut habis.
4. Perhatikan fleksibilitas pencairan
Dana darurat sebaiknya ditempatkan pada produk yang mudah dicairkan.
Jangan menempatkan seluruh dana pada deposito atau produk yang memiliki ketentuan pencairan tertentu hanya karena menawarkan imbal hasil lebih tinggi.
5. Sesuaikan dengan tujuan
Bunga tinggi cocok untuk tujuan tertentu, tetapi fitur pengelolaan uang juga penting.
Misalnya:
Dana darurat → prioritaskan likuiditas.
Tabungan jangka pendek → pertimbangkan bunga dan fleksibilitas.
Dana yang tidak digunakan dalam beberapa bulan → bisa mempertimbangkan deposito.
Pengelolaan banyak tujuan → fitur seperti Kantong Jago dapat membantu.
Kebutuhan perbankan syariah → pertimbangkan produk Bank Aladin Syariah.
Jadi, Mana Bank Digital Terbaik untuk Menabung?
Tidak ada satu bank yang otomatis paling baik untuk semua orang.
Jika dibuat berdasarkan kebutuhan, gambaran sederhananya adalah:
KROM → pilihan menarik untuk kamu yang memprioritaskan bunga tabungan tinggi.
SeaBank → cocok untuk kamu yang menginginkan rekening digital sederhana dengan biaya rendah.
Bank Jago → cocok untuk kamu yang ingin mengatur uang berdasarkan banyak tujuan.
Bank Aladin Syariah → cocok untuk kamu yang mencari layanan perbankan berbasis syariah.
Dengan kata lain, jangan hanya bertanya “bank mana yang bunganya paling tinggi?”
Pertanyaan yang lebih tepat adalah:
“Bank mana yang paling sesuai dengan tujuan saya menyimpan uang?”
Kesimpulan
Perbandingan nabung di bank digital antara KROM, SeaBank, Bank Jago, dan Aladin menunjukkan bahwa masing-masing memiliki keunggulan berbeda.
KROM menonjol dari sisi bunga tabungan yang mencapai 6%–6,25% per tahun pada produk tertentu.
SeaBank menawarkan bunga 2,50% hingga 3,50% per tahun dengan biaya administrasi bulanan gratis.
Bank Jago menawarkan bunga 3,25% per tahun pada Kantong Nabung dan unggul dalam fitur pengelolaan uang berdasarkan tujuan.
Sementara itu, Bank Aladin Syariah menggunakan mekanisme nisbah dan bagi hasil sehingga lebih tepat dipilih berdasarkan kebutuhan perbankan syariah, bukan hanya berdasarkan perbandingan angka bunga.
Pada akhirnya, pilihan terbaik kembali kepada kebutuhan masing-masing. Jika mengejar bunga tinggi menjadi prioritas, KROM layak dipertimbangkan. Jika ingin mengatur banyak tujuan keuangan, Bank Jago menarik. Untuk transaksi sederhana, SeaBank bisa menjadi pilihan. Sedangkan untuk prinsip syariah, Bank Aladin memiliki karakteristik yang berbeda.
Sebelum menempatkan dana, selalu cek kembali suku bunga, promo, biaya, ketentuan produk, dan status penjaminan LPS karena informasi tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

